Saturday, March 12, 2011

Alam Yang Mulai Rusak


Kemajuan teknologi yang begitu pesat di berbagai pelosok di dunia, membawa pengaruh yang begitu besar bagi kehidupan manusia, terutama dalam pembangunan negara. Pengetahuan, tenaga kerja berkualitas dan Sumber Daya Alam (SDA) merupakan faktor utama dalam kemajuan teknologi yang sekarang semakin canggih dan modern.
Namun, dalam kenyataannya perkembangan teknologi yang pesat ini tidak diimbangi oleh perkembangan Sumber Daya Alam (SDA) yang baik, bahkan terlihat tanda-tanda pengrusakan dan menurunnya persediaan SDA. Kita sudah mengetahui bahwa pasokan minyak bumi mulai menipis dan langka, apabila tidak dilakukan penghematan ataupun mencari sumber alternatif lainnya, maka perkembangan teknologi akan melambat bahkan terhenti.
Negara kita, Indonesia, dikenal sebagai Negara yang kaya akan Sumber Daya Alam. Dulu Indonesia merupakan salah satu anggota dari kelompok penghasil dan pengekspor minyak bumi di Asia atau yang dikenal sebagai OPEC, Indonesia juga pernah mengirimkan bantuan pangan ke daerah Afrika yang kekurangan pasokan pangan. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki SDA yang kaya, bukan hanya minyak dan pangannya, tetapi juga hutan dan kekayaan laut, seperti terumbu karang dan beraneka binatang laut dan ikannya. Akan tetapi, kekayaan Alam di Indonesia mulai rusak sedikit demi sedikit, baik kekayaan daratnya maupun lautnya.
Mengapa kita harus melindungi alam Indonesia ini? Alam kita digunakan untuk kehidupan seluruh rakyat Indonesia, dalam pembangunan Negara dan juga memenuhi kebutuhan sehari-hari. Menipisnya ketersediaan Alam akan mempengaruhi kehidupan masyarakat. Penebangan liar atau illegal loggingadalah faktor pengrusak alam terbesar di Indonesia, aparat keamanaan juga belum memperhatikan tentang masalah tersebut. Hal ini harus lebih diperhatikan agar alam kita tidak cepat rusak bahkan menghilang untuk selamanya.
Sekarang Indonesia mulai mengimpor minyak bumi dan PBB juga menyatakan bahwa Indonesia di masa mendatang akan menjadi Negara yang kekurangan pangan, ini bertolak belakang dari julukan yang diberikan dunia international terhadap Negara kita pada masa terdahulu. Pengrusakan alam juga akan mempengaruhi kehidupan generasi-generasi berikutnya.
Kita sebagai generasi muda, harus mulai sadar untuk melakukan berbagai tindakan untuk melestarikan alam kita, dengan mengikuti organisasi-organisasi pelestarian alam bahkan dalam tindakan konkret seperti penanaman sejuta pohon. Dengan berbagai tindakan tersebut, akan mencegah keanekaragaman alam kita dari pengrusakan dan akan terus dapat dinikmati oleh generasi berikutnya

http://perkumpulanpelajarpecintaalam.blogspot.com

No comments:

Post a Comment